Nisab Zakat Penghasilan

Untuk perhitungan zakat penghasilan/profesi memang sebaiknya dihitung dan dikeluarkan setiap bulannya karena dianalogikan dengan zakat pertanian, yaitu setiap kali kita mendapat hasilnya/panen maka dikeluarkan zakatnya. Sekaligus hal ini lebih aman dan mudah bagi kita dalam mengeluarkannya. Meskipun boleh kita hitung akumulasi penghasilan dalam setahun lalu kita keluarkan setelah satu tahun. Namun, dikhawatirkan harta kita yang sudah kita sisihkan untuk zakat akan terpakai untuk kebutuhan yang tidak terduga. Sedangkan untuk nishab ada perbedaan pendapat di kalangan ulama ada yang mengatakan setara dengan 520 kg beras dianalogikan dengan zakat pertanian dan ada yang mengatakan setara dengan 85 gr emas  dianalogikan dengan zakat emas dan perak. Adapun besaran zakatnya yaitu  2,5 persen  dari penghasilan kita.
3. Untuk kehati-hatian Prof Dr Yusuf Qardhawi menganjurkan agar dikeluarkan dari penghasilan kotor (bruto)). Namun apabila penghasilan kita tidak terlalu besar dan pas-pasan dengan batas nishab maka tidak apa-apa dikeluarkan dari penghasilan bersih (netto).

Bagi anda yang ingin berdonasi untuk program kemanusiaan bersama Bina Dhuafa silahkan salurkan ke :

BRI :014 201 005 931 535 A.n Yayasan Bina Dhuafa
Mandiri : 135 009 755 7555 A.n Yayasan Bina Dhuafa
BNI : 315 755 7552 A.n Yayasan Bina Dhuafa

SILAHKAN ANDA SHARE ARTIKEL BERIKUT INI !

    Postingan Lain:

    1 Komentar

    1. Sunardi 2 July 2012 at 19:38

      Assalamu’alaikum Kepada Bina Dhuafa saya mau tanya berapa nisab zakat penghasilan saya yang penghasilan perbulannya 4.500.000 tolong dibantu untuk menghitungnya ?