Pidato Bulan Ramadhan

Sahabat Bina Dhuafa Indonesia Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan nikmatnya kita semua masih dipertemukan oleh-Nya di bulan suci, bulan yang penuh berkah dan penuh ampunan, yaitu bulan suci Ramadhan
Selanjutnya sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad saw karena dari beliaulah kita semua mengetahui akan ajaran-ajaran Islam dengan sebenarnya sehingga kita bisa membedakan mana yang haq dan mana yang bathil.

Sahabat Bina Dhuafa Indonesia yang insyaAllah di muliyakan Allah Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling mulia diantara bulan bulan yang lainnya dimana bulan diturunkannya Al-Quran dan bulan dimana seluruh umat Islam dimana saja berada diwajibkan untuk mengerjakan ibadah shoum.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia, bulan yang suci yang penuh dengan rahmat dan ampunan Allah SWT. Untuk itu marilah kita sambut bulan Ramadhan ini dengan hati yang ikhlas, dan rasa gembira yang sangat dalam, karena bulan Ramadhan adalah bulan panen amal kebajikan untuk bekal hidup di akhirat kelak.
Dalam sebuah hadits Rasulullah saw telah menyatakan, bahwa dunia itu adalah tempat menahan sebagai lading bagi akhirat. Sabda Rasulullah saw ini menunjukan atau menggambarkan bahwa lading yang subur untuk menanam amal kebajikan ialah di bulan Ramadhan.

Para sahabat Nabi Muhammad sangat bergembira apabila menyambut datangnya bulan Ramadhan , senang dalam arti yang sesungguhnya, adalah rasa syukur, dan kesedihan yang mendalah jika bulan Ramadhan telah berlalu, lebih sedih hatinya bila mereka ditinggalkan kedua orang tuanya.demikianlah sesungguhnya umat Islam yang hatinya penuh dengan keimanan dan ketaatan memenuhi panggilan Illahi. Dan hendaknya demikian sikap kita sebagai umat Nabi Muhammad saw di dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan.
Hadirin sekalian yang berbahagia.

Dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan ada beberapa hal utama yang harus dipersiapkan agar benar-benar Ramadhan itu semarak dan berkesan di hati. Diantarnya hal-hal yang harus dipersiapkan ialah :

1. Merenungi diri. Maksudnya kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan baik dengan sengaja atau tidak, kini hendaknya ditutupi dan disusul dengan perbuatan-perbuatan yang baik, dengan memperbanyak istighfar, agar diri kita terlepas dari dosa.
2. Berbuat baik atau memperbaiki hubungan dengan kedua orang tuanya. Mungkin selama hubungan kita dengan kedua orang tua ada hal-hal yang mengecewakan atau menyakitkan hati, maka dengan datangnya bulan Ramadhan kita mohon keihklasannya untuk mengampuninya.
3. Mengadakan hubungan silaturahmi dengan sanak saudara, teman-teman, terlebih hubungan dengan sesama muslim.

Selain semua itu sangatlah penting untuk membersihkan yang bersifat lahiriyah dan jasmaniyah misalnya membersihkan pekarangan, lingkungan rumah, membersihkan mesjid dan musholla dalam rangka mencari ridlo Allah SWT.

Marilah kita sambut kedatangan bulan Ramadhan ini dengan ikhlas hati. Karena puasa Ramadhan itu adalah merupakan panggilan Illahi yang ditujukan kepada orang-orang yang beriman.

Demikian pidato saya dalam rangka menyambut kedatangan bulan Ramadhan, ada kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Akhirul kalam, uushikum wanafsii wa-iyyaaya bitaqwallohi, wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

Sahabat Bina Dhuafa, Marilah kita bersedekah untuk program pemberdayaan anak yatim dhuafa agar kita terhindar dari kesedihan dan ke kesulitan hidup karna InsyaAllah dengan bersedekah Allah akan memudahkan langkah hidup kita. Mari salurkan Zakat Infaq dan sedekah anda ke BCA : 7835039412, Mandiri : 135 009 755 7555 a/n Yayasan Bina Dhuafa,  atau anda bisa mengisi form donasi terlebih dahulu di http://binadhuafa.org/

SILAHKAN ANDA SHARE ARTIKEL BERIKUT INI !

    Postingan Lain:

    1 Komentar

    1. Rohmat 29 July 2012 at 18:07

      Terima kasih atas pencerahannya tentang pidato di bulan Ramadhan